Home » Uncategorized » Menristekdikti Lantik Sepuluh Pimpinan PTN dan Dua Kepala LLDIKTI

Menristekdikti Lantik Sepuluh Pimpinan PTN dan Dua Kepala LLDIKTI

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hari ini melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Sepuluh Pimpinan PTN dan Dua Kepala LLDIKTI. Upacara pelantikan dilaksanakan secara khidmat di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan (26/10).

Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Kepala lembaga Layanan Pendidikan Tinggi yang dilantik, yaitu :

1.     Ir. Ridwan Baharta,M.Sc sebagai Direktur Politeknik Negeri Subang Periode Tahun 2018-2022

2.     Dr. Ir. Rachmad Imbang Trijahyono , MT  sebagai Direktur Politeknik Negeri Bandung Periode Tahun 2018-2022

3.     Dr. Ir. Aris Tjahyanto,  M.Kom sebagai Direktur Politeknik Negeri Cilacap Periode Tahun 2018-2022

4.     Ir.Muhammad Anshar, M.Si, Ph.D sebagai Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang Periode Tahun 2018-2022

5.     Prof. Dr. H.Masjaya , M.Si sebagai Rektor Universitas Mulawarman Periode Tahun 2018-2022

6.     Prof. Dr. Ir Suprapto, DEA sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Jawa Timur Periode Tahun 2018-2022

7.     Prof.Dr.Ir Udiansyah , Ms sebagai Kepala lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan Periode Tahun 2018-2022

8.     Dr. Erna Hernawati ,Ak, CPMA, CA sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Periode Tahun 2018-2022

9.     Dr. Mohammad Irhas Effendi, M.Si sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta Periode Tahun 2018-2022

10. Prof. Dr. Ir Akhmad Fauzi, M.MT sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Periode Tahun 2018-2022

11.   Prof .Dr. Fathur Rokhman ,M.Hum sebagai Rektor Universitas Negeri Semarang Periode Tahun 2018-2022

12.   Prof. Dr. AH Rofiuddin , M.Pd sebagai Rektor Universitas Malang Periode tahun 2018-2022

Dalam sambutannya Menteri Nasir mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menyampaikan bahwa perguruan tinggi merupakan tulang punggung bagi perubahan dan kemajuan bangsa. Oleh karena itu perguruan tinggi harus selalu melakukan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa.

“ Sebuah Negara akan kalah  dalam persaingan global jika tidak melakukan Inovasi. Inovasi menjadi sangat penting, kreativitas Pimpinan perguruan tinggi serta Ketua Lembaga Layanan Perguruan Tinggi harus ditingkatkan,” ujar Menristekdikti. Menristekdikti pada kesempatan ini kembali menekankan pentingnya budaya riset dan inovasi di kalangan akademisi perguruan tinggi. Menteri Nasir meminta para dosen agar menjalankan tri dharma perguruan tinggi dengan sempurna.

“Para dosen jangan hanya fokus mengajar saja sehingga melupakan tri dharma yang lain. Dosen harus melakukan riset dan menciptakan inovasi,” pesan Menristekdikti. Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Menteri Nasir mendorong pimpinan perguruan tinggi, terutama politeknik untuk melakukan inovasi dalam bidang program studi. Politeknik yang merupakan pendidikan vokasi diharapkan dapat menjadi sumber lahirnya program studi kekinian yang membekali lulusannya dengan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja di Era Revolusi Industri 4.0.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Riset dan Teknologi Kabinet Indonesia Bersatu II Gusti Muhammad Hatta (2011-2014), Anggota DPR RI Komisi X, Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, Inspektur Jenderal Jamal Wiwoho, Pejabat Eselon II di lingkungan Kemenristekdikti, serta tamu undangan lainnya.

Sumber #SiaranPersKemenristekdikti

Nomor: 202 /SP/HM/BKKP/X/2018

 

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates